Jombang - Perkemahan Wirakarya Maarif NU Nasional (Perwimanas) yang
merupakan perkemahan untuk tingkat penegak (SMA/MA/SMK) di lingkungan NU
diputuskan untuk digelar empat tahun sekali."Itu hasil keputusan dalam pertemuan yang dihadiri PP LP Maarif NU dan
PW LP Maarif NU dari belasan provinsi se-Indonesia yang mengikuti
Perwimanas I di Jombang," kata Wakil Ketua LP Maarif NU Jatim H Minggu, 30 Juni 2013
PERWIMANAS DIPUTUSKAN EMPAT TAHUN SEKALI
Jombang - Perkemahan Wirakarya Maarif NU Nasional (Perwimanas) yang
merupakan perkemahan untuk tingkat penegak (SMA/MA/SMK) di lingkungan NU
diputuskan untuk digelar empat tahun sekali."Itu hasil keputusan dalam pertemuan yang dihadiri PP LP Maarif NU dan
PW LP Maarif NU dari belasan provinsi se-Indonesia yang mengikuti
Perwimanas I di Jombang," kata Wakil Ketua LP Maarif NU Jatim H Jumat, 28 Juni 2013
Ketua Kwarda Jatim Harapkan Kader Pramuka Ma'arif Siap Jadi Pemimpin
Jombang - Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur
(Jatim), Syaifullah Yusuf meminta kader Pramuka Ma'arif menyiapkan diri
untuk menjadi pemimpin bangsa. Tempaan kegiatan kepramukaan diyakini
bakal memantapkan kemampuan generasi muda NU untuk menyongsong tampuk
kepemimpinan di masa depan.Sabtu, 22 Juni 2013
Senin, 03 Juni 2013
KH. Mutawakil Dan KH. Miftah Kembali Pimpin PWNU Jatim 2013-2018
SIDOARJO (2/6/2013)Pemilihan ketua rois syuriah dan tanfidziyah Nahdlatul Ulama Jawa
Timur yang digelar di Pondok Pesantren Bumi Sholawat Lebo, Sidoarjo pada
Minggu 2 Juni kemarin, secara aklamasi duet kepimpinan KH. Miftakul
Akhyar dan KH. Hasan Mutawakil Alallah kembali pimpin Nahdltaul Ulama
Jawa Timur periode 2013-2018. Keduanya merupakan duet kepimpinan yang
lima tahun sebelumnya telah memimpin dan mengendalikan NU Jatim.
Kamis, 30 Mei 2013
NU Jatim berharap usai Konferwil ada perubahan besar
KONFERENSI Wilayah NU Jawa Timur akan digelar mulai Jumat, 31 Mei
sampai 2 Juni 2013 di Pondok Pesantren Bumi Shalawat, Tulangan,
Sidoarjo, diharapkan jadi momen penting bagi NU Jatim sebagai basis
massa NU terbesar di Indonesia untuk melakukan perubahan dan perbaikan
di tubuh organisasi.
Kegiatan ini untuk merumuskan dan menetapkan beragam kebijakan strategis terkait penataan organisasi secara internal.
Minggu, 26 Mei 2013
Sang Kyai
TULUNGAGUNG - Film Sang Kiai yang berkisah tentang
sejarah biografi pendiri Nahdatul Ulama (NU) Hadratus Syaikh KH Hasyim
Asyari ditargetkan bisa ditonton minimal 4 juta warga Indonesia.Selain ingin mengingatkan peran utama NU dalam Resolusi Jihad pada peristiwa pertempuran 10 November 1945, film produksi Rapi Films ini ingin mengembalikan posisi NU ke tengah bangsa.
Jumat, 24 Mei 2013
Peraih UN tertinggi 2013 rajin Puasa Nabi Dawud
Gresik (beritajatim.com) - Tiga siswa SMA Negeri 1
Manyar, Gresik kali ini menorehkan prestasinya, yakni meraih nilai ujian
nasional (Unas) tertinggi kedua di bidang Bahasa se-Jawa Timur. Ketiga
siswa yang meraih nilai Unas tertinggi Bahasa adalah Abdullah Maftukh
Al-Ikhsani, serta dua perempuan Sae Elinda dan Eka Mufidah Nurjannah.
Keberhasilan SMA Negeri 1 Manyar meraih nilai Unas tertinggi Bahasa bukan pertama kalinya. Tahun lalu, sekolah yang berada di kompleks Perumahan Pongangan Indah (PPI) Gresik, itu juga berhasil meraih Unas tertinggi di bidang yang sama.
Lalu apa resep ketiga siswa SMA Negeri 1 Manyar yang berhasil meraih Unas tertinggi bidang Bahasa tahun 2013. Salah satu siswa Abdullah Maftukh menuturkan, dirinya tidak menyangka bisa meraih Unas tertinggi kedua se-Jawa Timur dengan nilai 56,10.
"Saya tidak menyangka, padahal resepnya hanya belajar rutin. Tidak lupa juga mengikuti program sekolah, mulai istiqhosah, sholat malam hingga membaca Alquran setiap pagi menjelang masuk sekolah," tuturnya kepada wartawan, Jumat (24/05/2013).
Selain menjalankan kegiatan di atas, lanjut Abdullah Maftukh Al-Ikhsani, dirinya juga tidak lupa menjalankan Puasa Nabi Dawud. Hal ini dia lakukan sejak Kelas XI. Sebab, dia membaca di kitab, kalau Puasa Dawud itu permintaan mudah dikabulkan.
"Saya sering Puasa Dawud. Sampai-sampai badan saya tidak bisa gemuk," tandasnya.
Nilai Unas Bahasa Abdullah Maftukh Al-Ikhsan hampir sempurna dengan rata-rata 9,3. Pelajaran Bahasa Indonesia mendapat nilai 9,4. Bahasa Inggris 9,2, Matematika 9,4. Sastra 9,12, Antropologi 8,9, dan Bahasa Jepang 9,5. Putra pertama pasangan M Zainul Fuad-Mahmudah asal Jalan Sunan Giri Gresik itu hanya kalah 0,10 dari Nuril Ahadla Hasana dari SMA Negeri Genteng Banyuwangi.
Sedangkan dua teman sekelasnya, Sae Elinda menempati peringkat empat dengan nilai 55,55 dan Eka Mufidah meraih nilai 55,50 berada diperingkat lima se-Jawa Timur.
Hal senada juga dilakukan Sae Elinda dan Eka Mufidah Nurjannah. Keduanya juga aktif mengikuti kegiatan sekolah dari istiqhosah, membaca Alquran hingga sholat malam. Bahkan, keduanya juga menambah Sholat Dhuha di pagi hari.
"Saya tidak setiap hari belajar. Kalau capek ya saya istirahat. Sebab, kalau capek dipaksakan belajar, juga tidak mendapat apa-apa," paparnya.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manyar Adik Mulyo mengatakan, keberhasilan anak didiknya meraih Unas Bahasa tertinggi kedua se-Jawa Timur tidak lepas dari memberikan motivasi kepada guru mata pelajarannya.
"Ada insentif bagi guru yang di kelasnya mendapat prestasi tingkat Jawa Timur," ungkapnya.
Alasan adanya insentif kata Adik Mulyo, supaya ada semangat yang mengajar di kelas. Kendati jumlahnya tidak besar.
"Nominalnya tidak besar memang. Tapi kami berharap insentif bisa membuat guru bersemangat mengajar," tukasnya. [dny/but]
Keberhasilan SMA Negeri 1 Manyar meraih nilai Unas tertinggi Bahasa bukan pertama kalinya. Tahun lalu, sekolah yang berada di kompleks Perumahan Pongangan Indah (PPI) Gresik, itu juga berhasil meraih Unas tertinggi di bidang yang sama.
Lalu apa resep ketiga siswa SMA Negeri 1 Manyar yang berhasil meraih Unas tertinggi bidang Bahasa tahun 2013. Salah satu siswa Abdullah Maftukh menuturkan, dirinya tidak menyangka bisa meraih Unas tertinggi kedua se-Jawa Timur dengan nilai 56,10.
"Saya tidak menyangka, padahal resepnya hanya belajar rutin. Tidak lupa juga mengikuti program sekolah, mulai istiqhosah, sholat malam hingga membaca Alquran setiap pagi menjelang masuk sekolah," tuturnya kepada wartawan, Jumat (24/05/2013).
Selain menjalankan kegiatan di atas, lanjut Abdullah Maftukh Al-Ikhsani, dirinya juga tidak lupa menjalankan Puasa Nabi Dawud. Hal ini dia lakukan sejak Kelas XI. Sebab, dia membaca di kitab, kalau Puasa Dawud itu permintaan mudah dikabulkan.
"Saya sering Puasa Dawud. Sampai-sampai badan saya tidak bisa gemuk," tandasnya.
Nilai Unas Bahasa Abdullah Maftukh Al-Ikhsan hampir sempurna dengan rata-rata 9,3. Pelajaran Bahasa Indonesia mendapat nilai 9,4. Bahasa Inggris 9,2, Matematika 9,4. Sastra 9,12, Antropologi 8,9, dan Bahasa Jepang 9,5. Putra pertama pasangan M Zainul Fuad-Mahmudah asal Jalan Sunan Giri Gresik itu hanya kalah 0,10 dari Nuril Ahadla Hasana dari SMA Negeri Genteng Banyuwangi.
Sedangkan dua teman sekelasnya, Sae Elinda menempati peringkat empat dengan nilai 55,55 dan Eka Mufidah meraih nilai 55,50 berada diperingkat lima se-Jawa Timur.
Hal senada juga dilakukan Sae Elinda dan Eka Mufidah Nurjannah. Keduanya juga aktif mengikuti kegiatan sekolah dari istiqhosah, membaca Alquran hingga sholat malam. Bahkan, keduanya juga menambah Sholat Dhuha di pagi hari.
"Saya tidak setiap hari belajar. Kalau capek ya saya istirahat. Sebab, kalau capek dipaksakan belajar, juga tidak mendapat apa-apa," paparnya.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manyar Adik Mulyo mengatakan, keberhasilan anak didiknya meraih Unas Bahasa tertinggi kedua se-Jawa Timur tidak lepas dari memberikan motivasi kepada guru mata pelajarannya.
"Ada insentif bagi guru yang di kelasnya mendapat prestasi tingkat Jawa Timur," ungkapnya.
Alasan adanya insentif kata Adik Mulyo, supaya ada semangat yang mengajar di kelas. Kendati jumlahnya tidak besar.
"Nominalnya tidak besar memang. Tapi kami berharap insentif bisa membuat guru bersemangat mengajar," tukasnya. [dny/but]
Langganan:
Postingan (Atom)


