SIDOARJO (2/6/2013)Pemilihan ketua rois syuriah dan tanfidziyah Nahdlatul Ulama Jawa
Timur yang digelar di Pondok Pesantren Bumi Sholawat Lebo, Sidoarjo pada
Minggu 2 Juni kemarin, secara aklamasi duet kepimpinan KH. Miftakul
Akhyar dan KH. Hasan Mutawakil Alallah kembali pimpin Nahdltaul Ulama
Jawa Timur periode 2013-2018. Keduanya merupakan duet kepimpinan yang
lima tahun sebelumnya telah memimpin dan mengendalikan NU Jatim.
Pemilihan kandidat bakal calon ketua tanfidziyah yang digelar di Ponpes Bumi Sholawat yang dipimpin KH. Agoes Ali Masyhuri berlangsung secara tertib dan lancar. Panitia pemilihan membacakan perolehan suara dari daftar pemilih ketua PCNU se-Jawa Timur yang berjumlah 44 suara.
Telah bersaing ketat calon ketua tanfidziyah antara KH. Hasan
Mutawakil Alallah dan KH. Dr. Abdullah Syamsul Arifin ketua PCNU Jember.
Setelah sebelumnya dilakukan penjaringan calon ketua tanfidziyah yang
dipilih oleh ketua PCNU se-Jawa Timur. Calon ketua tanfidziyah ada tujuh
nama yang diusulkan yaitu, KH. Hasan Mutawakil Alallah, KH. Saiful
Abdul Halim, KH. Abdurahman Usman, KH. Dr. Abdullah Samsul Arifin, KH.
Mashudi Muhtar, KH. Marzuki Mustamar dan KH. Abdul Hakim Mahmudi//
Lewat
persidangan yang dipimpin Wakil Sekjen PBNU H Masduki Baidlawi,
pada pemilihan ketua tanfidziyah KH. Mutawakil Alallah memperoleh 26
suara, KH. Dr. Abdullah Samsul Arifin memperoleh 17 suara dan 1 suara
tidak sah. Sedangkan untuk pemilihan ketua rois syuriah KH. Miftakhul
Akhyar memperoleh 41 suara, Prof. Dr. KH. M. Ridwan Nasir mendapat 1
suara, KH. Marzuki Mustamar 1 suara dan KH. Mutawakil Alallah 1 suara.
Akhirnya pemilihan ketua rois syuriah dan tanfidziah untuk Jawa
Timur, memutuskan KH. Hasan Mutawakil Alallah sebagai ketua
tanfidziah dan KH. Miftakul Akhyar sebagai ketua rois syuriah PWNU Jatim
periode 2013-2018.
Terpilihnya kembali kedua kyai tersebut disambut gembira ratusan kyai dan ulama untuk memberikan ucapan selamat.
Sementara
itu ketua rois syuriah terpilih, KH. Miftakul Akhyar menghimbau kepada
seluruh ketua PCNU se-Jawa Timur untuk membantu kepimpinannya dalam
menyelesaikan tugasnya selama lima tahun kedepan.
Sementara itu, menurut ketua tanfidziah terpilih KH. Mutawakil
Alallah menyatakan, beliau akan melaksanakan mandat para aulia dengan
barokah, istiqomah dan akan melakukan kajian dalam Musker nantinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar